Tuesday, February 7, 2012

Metatah atau Potong Gigi

Suatu acara unik di Bali dalam menandakan seorang Remaja sudah dewasa adalah Upacara Metatah atau Mesangih.

Metatah atau Mesangih adalah upacara pemotongan gigi, lebih tepat disebut di kikir. dimana 6 gigi di kikir atau diratakan termasuk gigi taring. Tradisi ini sudah mendarah daging di Bali, semua remaja Bali pasti akan mengalami upacara ini. Biasanya dilakukan utk remaja yg sdh berumur 16 thn keatas.Upacara ini adalah salah satu upacara Manusa Yadnya. dimana bertujuan untuk menghilangkan Sad Ripu ( 6 musuh dalam diri manusia) yaitu Kama (nafsu/keinginan), Loba (rakus), Krodha (marah), Mada (kemabukan), Moha (kebingungan), Matsarya (iri hati). 6 Musuh ini dipercaya akan dapat menjerumuskan manusia ke dalam lubang ke Tidak sempurnaan. Makanya 6 musuh ini perlu dihilangkan. Dari segi Upacara, ini lah cara menghilangkannya. Tapi berupa simbol sih, kalo mau hilang sebenarnya, itu mah di Manusianya sendiri.Konon, Upacara ini adalah salah satu upacara yang merupakan utang dari Orang Tua ke Anaknya. Orang Tua harus melakukan upacara ini kepada anak remajanya.

Cara metatah bukanlah dengan cara dipotong,tetapi tepatnya diratakan atau dikikir. Yang melakukan pengikiran ini adalah seorang Sanging yang dimana biasanya Brahmana.Upacara ini selalu dilaksanakan di Bale Adat, setiap rumah di Bali pasti memiliki Bale Adat, sebuah tempat untuk melakukan semua upacara Manusa Yadnya.

Upacara dimulai dari seorang Mangku(pendeta) memulai dengan mantra-mantra. setelah itu Yang mau ditatah akan disuruh untuk mebeokaon(pembersihan). setelah mebeokaon dah selesai, Yang mau ditatah akan disuruh untuk sembahyang ke leluhur dan roh yang reinkarnasi ke dirinya, untuk memberitahukan dia akan melaksanakan upacara metatah dan memohon agar upacaranya berjalan lancar. Setelah itu, anak yang Ditatah diberi sebuah kelungah kelapa gading(anak buah kelapa kecil yang berwarna orange) yang akan dipakai nanti. dia disuruh dipegang dan anak itu dipingit di kamarnya sampai nanti Sanging datang kerumah untuk melanjutkan upacara

Sebelum di tatah, Sanging akan melafalkan mantra dulu. Saat sebelum di tatah dan sesudah di tatah, gigi akan di sentuhkan dengan cincin yang berwarna Merah Delima sebagai lambang proteksi. Saat di tatah, pasti ada air liur dan kadang sih darah. nah, air liur itu atau darahnya akan ditampung di kelungah kelapa gading(anak buah kelapa kecil yang berwarna orange), dan itu dipegang oleh ibu si anak yang di tatah. Nanti, si anak yang ditatah akan diberi cermin untuk melihat giginya udah rata belum ato ada yang panjangan satu. kalo udah ga perlu ditatah lagi kalo belum akan di tatah lagi.

Setelah oke, si anak akan dikasi beberapa benda untuk digigit. benda itu melambangkan sad rasa (6 rasa). itu buat menandakan, si anak udah siap merasakan semua rasa di dunia. sudah dewasa.

setelah itu selesai, si anak akan dikasi sekumpulan pis bolong(uang berlubang, mirip uang cina jaman dulu), itu buat di pegang saja.

seusai itu, dilakukan persembahyangan lagi mengucapkan terima kasih, upacara metatah selesai dan sukses dilakukan. kadang, ajang metatah ini dipakai untuk menyerang dengan ilmu hitam. jadi kalo ada orang yang iri ama keluarganya, dia akan memanfaatkan upacara ini. makanya perlu untuk meminta perlindungan.
Upacara terakhir adalah Melukat, atau pembersihan.Setelah ditatah. ybs membersihkan diri untuk mengembalikan kemurnian. Pakaiannya pun diganti jadi pakaian yang putih semua. saat melukat ini,akan dipakaikan benang putih panjang yang dimana diujungnya di isi pis bolong. dan juga kain kuning. setelah itu ybs akan diberi semua rasa didunia. adanya sih 6 rasa itu. disuruh nyicip manis, trus minum tabuh(arak), setelah acara nyicip menyicip selesai, ybs diminta untuk menginjak segepok pis bolong(uang berluban) dan pisau belati. cuma simbolis. setelah itu melakukan natab(gerakan tangan ke arah dada dan keluar).

selesai upacara itu, ybs disuruh untuk membersihkan muka dan tangan dari air suci yang dibentuk seperti pancoran. setelah itu ybs diberikan sisir dan kaca untuk mencermin dan berhias. ^^

terakhir melakukan natab, setelah itu sembahyang semoga bisa menjalani hidup baru dengan selamat dan selalu terhindar dari Sad Ripu.

yah begitulah upacara Metatah di Bali.

BERKOMENTARLAH YANG SANTUN, JANGAN SPAM, AYO BERKOMENTARLAH DISINI. . .

Ditulis Oleh : I Gusti Ngurah Made Ardika ~ Mari Berbagi dan Belajar Bersama

Artikel Metatah atau Potong Gigi ini diposting oleh I Gusti Ngurah Made Ardika pada hari Tuesday, February 7, 2012. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

4 komentar:

begitulah tradisi yang ada disini gan . . .
tapi saya yakin semua daerah memiliki tradisi yang unik tersndiri . . .

happy bloging gan . . .

Mas Kiki Ahli Potong Gigi Tradisi Kikir Gigi Niat Pengobatan Sakit Gigi di Kuta Meuligoe Barat Sawang Aceh Utara Website: www.koh-igou.blogspot.com Call Center 085270561973

Post a Comment

Mari kita saling berkomentar. Jika kalian suka dengan artikel ini, ayo kita "Share" untuk membagikan informasi ini kepada sobat yang lain agar lebih bermanfaat. Terima kasih, Salam Blogger . . .